Pengalaman Pertama Sebagai Dosen Penguji dalam Seminar Proposal Di Universitas Nani Bili Nusantara Sorong, 4 Oktober Tahun 2024
Hari ini merupakan momen yang sangat berarti bagi saya sebagai dosen penguji dalam seminar proposal tugas akhir mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) semester akhir. Saya diberi kepercayaan untuk menguji salah satu mahasiswa yang mengangkat topik "Implementasi Literasi Baca Tulis sebagai Pembentuk Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SD 38 Kabupaten Sorong."
Pengalaman ini sungguh luar biasa dan saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kaprodi PGSD (Haryo Franky Souisa, M.Pd) yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk terlibat dalam proses akademis yang begitu penting ini. Melalui peran saya sebagai penguji, saya merasa telah mendapatkan banyak pengetahuan baru yang memperkaya kompetensi saya sebagai dosen.
Topik Penting dalam Pengembangan Siswa Sekolah Dasar
Topik yang diangkat oleh mahasiswa ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan di masa kini. Literasi baca tulis bukan hanya keterampilan dasar, tetapi juga memiliki peran besar dalam membentuk kemampuan berpikir kritis pada siswa. Melalui kajian yang dipaparkan oleh mahasiswa, saya menyadari bahwa upaya literasi yang diterapkan di Sekolah Dasar SD 38 Kabupaten Sorong memberikan dampak positif terhadap cara siswa menganalisis informasi, memahami konteks, dan membuat keputusan.
Dalam diskusi yang berlangsung, mahasiswa mampu menjelaskan dengan baik bagaimana literasi baca tulis dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Implementasi strategi literasi yang melibatkan pembacaan aktif, diskusi kelompok, dan menulis reflektif benar-benar mampu mendorong siswa untuk berpikir lebih mendalam, kritis, dan analitis.
Pengalaman Sebagai Dosen Penguji
Sebagai dosen penguji, tanggung jawab saya tidak hanya mengevaluasi, tetapi juga memberikan masukan yang mendalam dan membangun. Diskusi dengan mahasiswa memberikan perspektif baru bagi saya dalam memahami bagaimana teori yang dipelajari di kelas dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan. Saya juga merasa bahwa pengalaman ini memberikan saya kesempatan untuk memperluas wawasan saya dalam pendekatan literasi dan pengajaran yang lebih kontekstual dan praktis.
Tantangan utama yang saya hadapi adalah bagaimana memberikan penilaian yang objektif dan memberikan feedback yang mendorong mahasiswa untuk terus berkembang. Namun, dengan bimbingan dari Bapak Kaprodi serta diskusi dengan sesama dosen, saya merasa lebih percaya diri dalam menjalankan peran ini guna memberikan nilai yang terbaik bagi siswi tersebu
Kesimpulan
Pengalaman pertama saya sebagai dosen penguji ini telah memperkaya kompetensi saya dalam dunia akademik. Saya tidak hanya belajar dari mahasiswa yang diuji, tetapi juga dari proses penilaian itu sendiri. Saya berharap ke depan dapat terus berkontribusi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kritis dalam berpikir dan bertindak. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya dalam perjalanan ini.



Komentar
Posting Komentar